Sabtu, 20 Mei 2017

Media Komunikasi Pamflet

MEDIA KOMUNIKASI
Pamflet
A. Pengertian Pamflet

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pamflet berarti surat selebaran. Pamflet adalah  selebaran kertas  berukuran  tidak tebal yang di dalamnya berisi tentang suatu tulisan. Di dalam pamflet biasanya juga memuat gambar untuk menarik minat orang lain.

Pamflet adalah tulisan yang dapat disertai dengan gambar atau tidak, tanpa penyampulan maupun penjilidan, yang dicantumkan pada selembar kertas di satu sisi atau kedua sisinya, lalu dilipat atau dipotong setengah, sepertiga, atau bahkan seperempatnya, sehingga terlihat lebih kecil (dapat juga disebut selebaran). Pamflet dapat pula terdiri dari beberapa lembar kertas yang dilipat atau disatukan secara sederhana sehingga menjadi sebuah buku kecil.

Penggunaan pamflet ini dinilai sangat efisien untuk melakukan kegiatan promosi. Hal tersebut disebabkan karena dapat menghemat biaya pengeluaran dan mudah untuk dibuat. Menarik atau tidak suatu pamflet dapat bergantung dari keterampilan berbahasa yang dimiliki penulis atau pembuat pamflet.  Oleh sebab itu, pamflet harus dibuat semenarik mungkin agar dapat menarik minat pembaca.


B. Ciri-ciri Pamflet

  1. Menggunakan bahasa yang singkat, artinya tulisan dalam pamflet memuat bahasa yang tidak bertele- tele atau mudah untuk dipahami pembaca.
  2. Menggunakan  bahasa persuasif, artinya tulisan dalam pamflet bertujuan untuk memengaruhi pembaca agar mau melakukan hal seperti yang dimuat dalam pamflet, seperti membeli produk yang ditawarkan dalam pamflet.
  3. Informasi yang ditulis di dalam pamflet biasanya adalah informasi yang aktual atau berkaitan dengan hal yang baru (kekinian).
  4. Muatan isi gambar dan pamflet jelas agar memudahkan pembaca memahami maksud isi pamflet.

C. Jenis Pamflet

Pamflet terbagi menjadi beberapa jenis, diantaranya adalah sebagai berikut.
  1. Pamflet politik, yakni pamflet yang berisi tentang suatu kegaiatan politik, misalnya kampanye yang bertujuan untuk mengajak pembaca memilih calon dalam suatu partai politi, seperti presiden, kepala daerah, DPR, lurah, dan sebagainya.
  2. Pamflet niaga, yakni pamflet yang dibuat sebagai sarana perdagangan. Di dalamnya memuat produk- produk yang ditawarkan, biasanya disertai dengan iming- iming seperti diskon yang besar atau bonus- bonus menarik lainnya sehingga pembeli tertarik membeli produk yang ditawarkan dalam pamflet.
  3. Pamflet pendidikan, yakni pamflet yang dibuat untuk memberikan informasi- informasi yang berkaitan tentang pendidikan, seperti seminar pendidikan, lomba pendidikan yang bisa diikuti siswa atau guru, dan lain- lain.
  4. Pamflet  kegiatan, yakni pamflet yang dibuat untuk menyampaikan informasi tentang suatu kegiatan yang ditujukan pembaca agar bersedia ikut serta dalam kegiatan tersebut, Contoh kegiatan tersebut adalah kegiatan keagamaan atau kegiatan seminar lainnya.

D. Contoh Pamflet